Bangunan Hijau: Hemat Energi Nyata
Orientasi bangunan menghindari panas berlebih dan silau. Selubung termal dirancang untuk resistansi yang tepat. Bukaan direncanakan untuk ventilasi silang yang sehat. Shading mengurangi beban pendinginan di siang puncak. Material dipilih dengan jejak lingkungan yang lebih rendah.
Pencahayaan alami dipadukan dengan sensor otomatis. Sistem HVAC menggunakan pengendalian variabel yang cerdas. Air hujan ditangkap untuk kebutuhan non konsumsi. Lanskap memakai tanaman hemat air yang tahan. Sampah konstruksi dikelola agar tidak terbuang sia-sia.
Komisioning memastikan sistem bekerja sesuai desain. Metering sub-sistem memantau konsumsi secara rinci. Perilaku pengguna diedukasi agar kebiasaan ikut efisien. Audit energi tahunan memandu proyek perbaikan. Sertifikasi dipertimbangkan bila manfaatnya sepadan.